Satu Mud untuk Bayar Fidyah

Ilustrasi, Mud sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Satu mud menjadi ukuran minimal fidyah . Apa itu mud dan bagaimana cara mengukurnya?

Berikut penjelasan yang dikutip dari nu.or.id: Satu mud kira-kira setara dengan 3/4 liter. Satu mud adalah takaran sebesar cakupan dua telapak tangan orang dewasa sebagaimana keterangan Syekh Wahbah Az-Zuhayli berikut ini, “Satu mud adalah cakupan penuh dua telapak tangan pada umumnya,” (Lihat Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, [Beirut, Darul Fikr: 1985 M/1405 H], cetakan kedua, juz II, halaman 910).

Mud adalah satuan takaran. Ia tidak mudah untuk dikonversi ke dalam satuan berat. Sebagian ulama menyetarakan takaran satu mud dengan timbangan seberat 0,6 Kg. Menurut ulama syafi’iyah, takaran satu mud (misalnya) beras memiliki ukuran yang setara dengan bobot 675 gram/6,75 ons beras.

Fidyah sebesar satu mud tidak hanya berkaitan dengan denda puasa, besaran nafkah, dan (pada sebagian ulama) pengganti salat wajib yang ditinggalkan. Terkait denda puasa, fidyah dibayar sebesar satu mud.

Artinya, “Pasal mengenai fidyah. Fidyah adalah seukuran satu mud makanan (sebagai denda) untuk setiap hari (pembatalan puasa) di bulan Ramadhan. Jenis makanannya adalah jenis makanan yang dipakai untuk zakat fitrah. Jenis makanan pokok umum penduduk masyarakat setempat dinilai (sah) menurut pendapat yang paling shahih,” (Lihat Imam An-Nawawi, Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin, [Beirut, Darul Fikr: 2005 M/1425-1426 H], juz II, halaman 264).

Fidyah sebesar satu mud (0,6 Kg atau 3/4 liter) beras (untuk umumnya masyarakat Indonesia) dibayar sebagai denda untuk satu hari puasa yang ditinggalkan pada bulan Ramadan. Terkait siapa yang wajib membayar fidyah, silakan buka kembali ketentuan fidyah pada bab puasa di kitab-kitab fiqih.

Mereka yang wajib membayar fidyah dapat mengalikan berapa hari ia meninggalkan puasa. Tentu saja pengalian utang puasa tersebut belum termasuk denda fidyah mereka yang melalaikan pelaksanaan qadha puasa Ramadan hingga Ramadan berikutnya tiba.

Fidyah berupa makanan pokok tersebut diberikan kepada fuqara dan orang miskin. Fidyah sekian mud dalam mazhab Syafi’i boleh diberikan kepada seorang fakir atau seorang miskin yang sama.

Satu mud menurut mazhab Syafi’i memiliki kesamaan ukuran dengan satu mud menurut mazhab Maliki dan mazhab Hanbali. Sementara menurut mazhab Hanafi, takaran satu mud setara dengan bobot 815,39 gram. Adapun takaran satu mud adalah seperempat sha’. Jadi, satu sha’ sama dengan takaran empat mud. Sedangkan satu sha’ adalah takaran zakat fitrah untuk satu orang.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *