Puluhan Ucapan Idulfitri Ala Milenial di Tengah Pandemi, Selamat Lebaran!

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari raya Idulfitri 1442 H tiba. Meski perayaan kembali terpisah jarak, namun masih ada cara untuk mengucapkan selamat lebaran.

Ya, sudah dua tahun ini pandemi Covid-19 melanda. Sehingga lebaran kali ini kembali tidak bisa mudik.

Namun, di era teknologi sekarang, lebaran jarak jauh terasa dekat.

Semangat bersilaturrahmi bisa diungkapkan lewat ucapan Idulfitri. Apalagi dengan gaya kekinian ala milenial dan kocak.

Seperti apa saja, berikut yang dirangkum apahabar.com:

1. Lebaran telah tiba. Tapi corona menghalangi kita. Mari kita berdoa wabah ini segera sirna. Agar kita bisa kembali bersua, berbagi cerita. Mohon maaf, kata ini sebagai pengganti diri mengucapkan Selamat Idulfitri!

2. Saat tangan tak bisa saling menjabat, mata tak bisa saling menatap, maka melalui pesan singkat ini saya mengucap, Selamat Hari Raya Idulfitri 1442 H! Mohon maaf lahir dan batin.

3. Apabila ada jejak membekas lara, ada ucap merangkai dusta, ada laku menoreh luka. Dari jauh ku kirimkan salam maaf dan doa.
Mohon maaf lahir dan batin, Selamat hari raya Idulfitri 1442 H.

4. Bulan Syawal yang indah dan suci segera tiba. Tak ada kata yang bisa diucapkan untuk menyambutnya, kecuali permohonan maaf dan doa, agar kita semua senantiasa dijaga kesehatannya. Stay safe and healthy. Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin.

5. Jikalau jemari tak bisa berjabat. Jikalau raga tak bisa bersua. Tapi pintu maaf tetap terbuka. Selamat Idulfitri 1442 H.

6. Ramadan di tengah pandemi virus corona. Kita pun tak bisa saling bersua. Mengucap maaf dan doa. Tapi, tali silaturahmi tetap terjalin lewat kiriman WA. Selamat Idulfitri 1442 H.

7. Ke pasar beli ikan patin, jangan lupa membawa pena. Mohon maaf lahir batin, buat kamu yang jauh di sana. Selamat Idulfitri 1442 H.

8. Harta paling berharga adalah sabar. Teman paling setia adalah amal. Ibadah paling indah adalah ikhlas. Identitas paling tinggi adalah iman. Pekerjaan paling berat adalah memaafkan.
Meskipun tak bisa berjumpa, kukirimkan ucapan ini, Selamat Hari Raya Idulfitri 1442 H.

9. Jika kita belum sempat bersua, izinkan aku memberi pesan bermakna, Selamat Hari Raya Idulfitri 1442 H.

10. Idulfitri hari kemenangan. Kemenangan melawan segala godaan. Semoga pandemi ini cepat berlalu. Agar kita bisa segera bertemu. Selamat Idulfitri 1442 H.

11. Jarak memang memisahkan kita, waktu yang telah berlalu semoga tak sia-sia. Aku di sini untuk kebahagiaan kita, mencari rejeki di dunia yang terkadang tega. Selamat Hari Raya Idulfitri 1442 H, semoga kita berjumpa segera.

12. Meski wajah tak dapat saling berjumpa. Tangan tak bisa saling bergandeng. Semoga coretan kata ini dapat menjadi jembatan di hari penuh kemenangan. Selamat merayakan Idulfitri 1442 H, mohon maaf lahir dan batin.

13. Mohon maaf, tahun ini kita tak bisa berjumpa. Tapi, ijinkan sahabat lamamu memberikan rangkaian kata. Selamat merayakan hari kemenangan. Semoga tali silaturahmi ini tak hanya sekedar kenangan. Selamat Idulfitri 1442 H.

14. Ada tikus makan serabi, dimakan di pagi hari. Meskipun ini musim pandemi, ijinkan aku mengucapkan, Selamat Idulfitri!

15. Aku memang tak punya banyak waktu luang, setiap tahun kau menungguku pulang. Tahun ini aku kembali tak datang, walaupun begitu, wajahmu selalu terkenang. Selamat Idulfitri 1442 H, orang tersayang!

16. Mawar indah harum mewangi, aromanya menyentuh nurani, walaupun sedang pandemi, pesan ini sebagai pengganti diri, Selamat Hari Raya Idulfitri!

17. Aku tak memintamu menjadi awan, karena aku takut kamu akan mendung. Aku juga tak memintamu menjadi bunga, karena aku takut kamu akan layu. Dari kejauhan, aku hanya memintamu untuk memaafkanku. Selamat Hari Raya Idulfitri!

18. Saat ini lenganku tak bisa merangkulmu untuk lebih dekat di hatiku. Aku selalu memelukmu dengan doa-doaku. Semoga kedamaian Allah selalu bersamamu. Selamat Idulfitri untukmu!

19. Mawar berseri di pagi hari. Pancaran putihnya menyapa nurani. WA ini dikirim sebagai pengganti diri, karena pandemi. Selamat Hari Raya Idulfitri!

20. Anak kodok makan ketupat, makan ketupat sambil melompat. Kita tak bisa merapat, hanya numpang lewat. Karena sedang pandemi, maka izin aku mengucapkan, Selamat Idulfitri. Minal Aidin Wal Faidzin. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Penulis: Triaji Nazulmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *