Penghujung Ramadan, Jemaah Salat Malam di Al-Karomah Meluber Hingga Halaman

Jemaah salat malam di Masjid Al-Karomah Martapura, Selasa (11/5) dinihari. Foto-apahabar.com/hendralianor.

apahabar.com, MARTAPURA – Di penghujung akhir Ramadan 1442 Hijriah, jemaah salat malam di Masjid Agung Al-Karomah Martapura membeludak.

Sejak malam ke-21 Ramadan, ribuan warga memadati masjid Al-Karomah demi berburu turunnya lailatul qadar.

Terpantau saf jemaah meluber hingga halaman masjid lantaran di lantai I dalam masjid penuh dengan jemaah.

Sedangkan di lantai II, jemaah mengisi sepertiganya. Masjid kebanggaan warga Banjar itu berkapasitas 21 ribu jemaah.

“Tiap malam makin banyak jemaahnya, khususnya malam ganjil,” ujar Ihsan, warga Kecamatan Karang Intan yang tiap malam salat Masjid Al-Karomah.

Salat malam berjemaah di masjid bulan Ramadan ini sudah menjadi kebiasaan warga Martapura, untuk “berburu” lailatul qadar.

Bahkan, ditemui sejumlah rombongan jemaah datang dari warga tetangga, seperti Banjarbaru, Tanah Laut, hingga beberapa dari Kabupaten Tapin.

Salat malam berjemaah dimulai jam 02.00 Wita dengan Salat Hajat dua rakaat. Kemudian disusul membaca surat Yasin dam salawat Kamilah.

Kemudian dilanjutkan dengan salat Tasbih 4 rakaat dengan dua kali salam. Selama salat, lampu-lampu di dalam masjid dimatikan, hanya tinggal lampu luar.

“Dengan ikut salat malam berharap memperdapati malam lailatul qadar,” harap Ihsan.

Sementara, warga Bati Bati Kabupaten Tanah Laut, Rahmawati mengatakan ia bersama rombongan jauh-jauh ke Martapura demi lailatul qadar.

“Kalau berjemaah dengan orang banyak insyaallah doa lebih dikabulkan,” katanya.

Untuk diketahui, kebiasaan masyarakat di Martapura di bulan Ramadan mengisi salat malam di masjid-masjid dan musala. Namun yang paling banyak jemaahnya di Masjid Al-Karomah. Kondisi seperti ini tidak akan ditemui di luar Ramadan.

Reporter: Hendra Lianor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *