Beberapa Hadits Ungkap 13 Amal yang Tetap Mengalir Setelah Kematian

Ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – Ada 13 amal yang tetap mengalir setelah kematian atau bisa disebut amal jariah. Sebagaimana dikutip dari Syarh as-Shudur, Imam Jalaluddin as Suyuthi.

Yang pertama hadits dari Imam Bukhari dan Muslim.

“Jika manusia mati maka terputuslah amalnya, kecuali tiga: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang mendoakannya.”

Hadits tersebut sebenernya sekadar “menyebut jumlah” amalannya saja, bukan membatasi hanya pada tiga amal tersebut.

Dalam hadits lain, selain tiga amal yang disebutkan. Sebenernya ada banyak amal lain yang tetap mengalir kepada orang yang sudah mati setelah kematiannya.

Salah satunya dari Abu Umamah, Rasulullah SAW bersabda:

“Ada 4 golongan yang senantiasa mengalir pahala kepada mereka setelah meninggal dunia yaitu, orang yang berjaga untuk berjihad di jalan Allah, orang yang mengajarkan ilmu, orang yang bersedekah jariah, dan orang yang meninggalkan anak shalih yang berdoa untuknya” (HR Ahmad).

Berikutnya dari Jarir bin Abdullah secara marfu’ (setiap hadits yang disandarkan kepada Nabi baik perkataan, perbuatan, dan lainnya) bahwa Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa yang merintis suatu tradisi yang baik, maka ia mendapatkan pahala rintisan tersebut. Dan setelah ia meninggal dunia ia mendapatkan pula pahala orang yang melanjutkan tradisi baik tersebut tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang melanjutkan tradisi tersebut. Barangsiapa yang merintis suatu tradisi yang jelek, maka ia maka ia mendapatkan dosa rintisan tersebut dan setelah ia meninggal dunia ia mendapatkan pula dosa orang yang melanjutkan tradisi jelek tersebut tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang melanjutkan tradisi tersebut” (HR Muslim).

Dari Abu Sa’id al Khudry secara marfu Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang mengajarkan satu ayat dari Kitabullah atau satu pembahasan dari suatu ilmu, maka akan mengembangkan pahalanya sampai hari Kiamat.”(HR Ibnu Asakir).

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya di antara amal kebaikan orang beriman yg akan mengalir kepadanya setelah kematianny adalah: ilmu yang disebarluaskannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mushaf Alquran yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah singgah yang dibangunnya untuk ibnu sabil (musafir), sungai yang dialirkannya, sedekah yang dikeluarkannya semasa sehatnya. Semua itu akan mengalir baginya setelah kematiannya.” (HR lbnu Majah, Ibnu Khuzaimah)

Anas bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah bersabda:

“Ada 7 hal yang pahalanya terus mengalir kepada seorang hamba setelah kematiannya dan ia berada di kuburnya, yaitu: orang yang mengajarkan ilmu, mengalirkan sungai, menggali/membuat sumur, menanam pohon kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf Alquran, dan meninggalkan anak yang memohonkan ampunan baginya setelah kematiannya’ ( Abu Nu’aim).

Tsauban menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Dulu aku pernah melarang kalian melakukan ziarah kubur, maka sekarang lakukan ziarah kubur. Jadikan ziarah kubur kalian itu sebagai kesempatan untuk mendoakan mereka sekaligus permohonan ampunan bagi mereka” (HR at Thabrani).

Apabila semua hadits tersebut di gabungkan, maka akan didapatkan ada 13 amal yang pahalanya tetap mengalir setelah kematian, yakni:

1. Sedekah jariah
2. Ilmu yg bermanfaat buat orang lain
3. Doa (permohonan ampun) anak setelah kematian seseorang.
4. Berjaga untuk jihad di jalan Allah
5. Merintis suatu tradisi yang baik
6. Pelestarian tradisi yang baik oleh generasi berikut
7. Mewariskan mushaf Alquran
8. Membangun masjid
9. Membangun rumah singgah untuk ibnu sabil
10. Mengalirkan sungai
11. Membuat sumur
12. Menanam pohon kurma (atau pohon lain yang buahnya/hasilnya dapat dinikmati oleh orang lain atau binatang)
13. Doa dan permohonan ampun dari peziarah kubur kepada penghuni kubur.

Penulis: Triaji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *