6 Amalan Sunah Idulfitri Seperti Anjuran Nabi Muhammad SAW

6 Amalan Sunah Idulfitri Seperti Anjuran Nabi Muhammad SAW

Mei 7, 2021 0 By Zainal

apahabar.com, BANJARMASIN – Idulfitri tinggal menghitung hari.

Idulfitri 1442 Hijriah diperkirakan jatuh pada 13 Mei 2021.

Namun pemerintah tetap menggelar sidang isbat untuk penentuan awal bulan Syawal tersebut.

Rencananya dilaksanakan Selasa (11/5/2021) atau tepat hari ke-29 Ramadhan.

Namun, sembari menunggu memontum itu, ada baiknya menyiapkan diri terlebih dulu.

Misalnya, apa saja yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW pada hari kemenangan itu?

Berikut amalan sunnah saat idulfitri yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW:

1. Mengumandangkan Takbir

Dalam Islam, hari baru pada dasarnya dimulai di Maghrib.

Jadi, begitu kita tahu bahwa hari berikutnya akan menjadi Idulfitri, maka kita bisa mulai mengumandangkan Takbir idulfiftri di malam sebelumnya.

Mengumandang Takbir adalah sunnah nabi Muhammad SAW.

Berikut bacaannya:

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar…..
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,…
wasubhaanallaahi bukrataw – wa ashillaa.

Laa – ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal – kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku

Laa – ilaaha – illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, – wa – a’azza – jundah, wahazamal – ahzaaba wahdah.

Laa – ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamdu.

Setelah Anda menghafal takbir ini, Anda harus mengatakannya terus menerus.

Jadi mulai dari Maghrib sampai keesokan paginya, ketika Imam keluar untuk Salat Id, Anda harus mengatakannya setiap saat, bahkan ketika Anda memasak, ketika Anda sedang bekerja, ketika Anda sedang mengemudi. Terus katakan itu sebanyak yang kamu bisa.

2. Makan Kurma

Meski tidak wajib, Anda bisa memakan kurma dalam jumlah ganjil setelah bangun tidur, sebelum mandi ritual.

3. Mandi Ritual sebelum salat Idulfitri (Ghusl)

Cara terbaik untuk merasa segar untuk Idul Fitri adalah dengan melakukan ghusl sebelum pergi keluar untuk berdoa.

Dipahami bahwa lebih baik melakukan ghusl setelah Subuh, tetapi sebelum Subuh juga dapat diterima.

Dalam hadits riwayat Ibnu Majah, Nabi Muhammad SAW bersabda: ” Dan dari Amdullah bin Abbas Raliyallahu Anhuma, ia berkata, ‘Bahwasannya Nabi Sallallahu Alaihi wa Sallam mandi pada hari Idulfitri dan Iduladha.”

Mandi juga merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad sebelum salat Idulfitri.

Dalam hadits di atas, Nabi Muhammad memang selalu mandi baik sebelum berangkat salat idulfitri.

4. Mengenakan Pakaian Terbaik dan Mengharumkan Diri

Saat Idulfitri dianjurkan untuk mengenakan pakaian terbaik bagi pria dan wanita serta mengenakan wewangian.

“Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu, bahwa: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak)

5. Salat Idulfitri

Sunnah utama untuk ‘Idulfitri adalah pergi’ salat Idulfitri. Nabi Muhammad menganjurkan semua orang untuk pergi, pria, wanita, anak-anak, bahkan wanita yang sedang menstruasi didorong untuk pergi dan mendengarkan doa dan khutbah.

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana ‘Salat Id dipersembahkan.

Pertama-tama, tidak ada adzan, tidak ada iqamah dan ketika imam membaca, Anda hanya mendengarkan dan kemudian mengikuti dengan gerakan.

Doa yang sebenarnya adalah doa dua rakaat yang dilakukan secara berjamaah tetapi berbeda dari salat Subuh.

Dalam rak’at pertama ada tujuh takbir dan dalam rak’ah kedua ada lima takbir, tidak termasuk takbir yang Anda katakan sebelum setiap gerakan.

Dalam rak’ah pertama Anda melakukan pembukaan dengan takbir dengan tangan Anda ke atas dan kemudian Anda meletakkan di antara pusat dan dada.

Setelah itu bacakan doa pembukaan dan kemudian imam mulai dengan takbir dan Anda mengikutinya.

Kemudian imam akan memulai salat dengan pembukaan (Al-Fatihah) dan bab lainnya.

Ketika Anda berdiri untuk rakaat kedua, imam akan kembali membaca takbir dan Anda merespons lima kali.

Kemudian Anda akan melewati bab Al-Fatihah dan satu bab, sama seperti dalam doa normal, sampai Anda selesai dengan salam.

6. Mendengarkan Khutbah

Ketika salat Idul Fitri selesai, pada dasarnya jamaah harus duduk dan mendengarkan khutbah.
Sebagai pengingat bagi kita, jangan berbicara selama Khutbah! Dengarkan saja pesan dari imam dan terima berkah itu.

Ketika khutbah telah disampaikan, mungkin akan ada banyak orang yang ingin menyambut Anda.

Salam sunnah yang harus Anda ucapkan saat lebaran: “Taqabbala Allah minna wa minkum” (Semoga Allah menerima dari kami amal baik dan juga dari Anda). Tanggapan termudah untuk ini adalah mengatakan “Aamiin”.

7. Mengambil Rute Berbeda Saat Pulang

Sunnah terakhir meninggalkan tempat di mana Anda melakukan Salat Id.

Ketika Nabi Muhammad ingin pulang setelah Salat Id, ia sebenarnya mengambil rute yang berbeda. Kita juga bisa melakukan hal demikian.

Newswire