Setelah Lagu Covid-19, Yayasan Al-Ajyb Banjarmasin Siap Rilis Single Hijrah

Ketua Yayasan Al-Ajyb Banjarmasin, Muhammad Algi Rifani dijumpai apahabar.com. Foto-apahabar.com/Ahmad Zainal Muttaqin

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah sukses dengan single Covid-19, Yayasan Al-Ajyb (Anak Jalanan Yang Baik) Banjarmasin bakal kembali mengeluarkan karya terbaru.

Satu lagu bernuansa religi telah mereka siapkan untuk dirilis bertepatan bulan puasa Ramadan kali ini.

“Insyaallah di bulan puasa ini, kami akan take video klip untuk lagu religi. Segeranya akan dirilis dalam waktu dekat,” ungkap Ketua Yayasan Al-Ajyb Banjarmasin, Muhammad Algi Rifani dijumpai apahabar.com, Kamis (15/4/2021).

Lagu tersebut berjudul Hijrah. Meski memiliki kemiripan dengan tagline salah satu paslon calon Gubernur Kalsel, Algi menegaskan, kata Hijrah sendiri tidak ada sangkut pautnya dengan politik.

“Judulnya sudah kami tentukan sejak dua tahun yang lalu. Hanya kebetulan kesempatan menggarapnya pada tahun ini,” bebernya

Dia berharap, single Hijrah dapat diterima oleh masyarakat Kalsel dan menjadi solusi bersama bagi kemajuan anak-anak jalanan di Banjarmasin.

Lahirnya lagu ini juga membuktikan, Yayasan Al-Ajyb mampu berkarya meski diterpa pandemi Covid-19.

“Sesuai tagline kami yaitu berkarya dan menginspirasi. Sebelumnya juga kami buktikan dengan mengeluarkan single Covid-19 yang didukung oleh Pemkot Banjarmasin dan Bank Kalsel. Itu menjadi acuan kami saat mengamen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas pria berambut panjang ini.

Selain karya baru, Yayasan Al-Ajyb Banjarmasin juga membuat program khusus selama Ramadan.

Memfasilitasi anak-anak jalanan yang ingin menampilkan karyanya melalui media online.

“Kami memulai podcast jamming. Jadi, main musik bagi teman-teman di jalanan yang punya karya dan ingin ditampilkan. Podcastnya lebih banyak membahas lagu religi,” terangnya.

Podcast jamming ini nantinya akan berlanjut hingga setelah ramadan berlalu.

Rencananya mereka akan mengadakan diskusi publik dengan melibatkan pemerintah, aktivis, para pemuda, hingga masyarakat umum.

“Kami berharap dapat masukan agar anak jalanan bisa lebih maju dari sekarang,” harapnya.

Penulis : Musnita Sari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *