Niat Salat Tarawih Berjemaah hingga Urutan Surah Pendek yang Dibaca Setelah Fatihah

Salat Tarawih di Masjidil Haram Makkah. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Salat Tarawih hanya digelar pada bulan puasa Ramadan.

Hukum Salat Tarawih adalah sunah muakad, boleh dikerjakan sendiri atau berjamaah.

Lantas, bagaimana niat Salat Tarawih?

Niat Salat Tarawih untuk imam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblata adaan imaman lillahi ta’la (Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat secara langsung sebagai imam karena Allah SWT).

Berikut ini niat Salat Tarawih untuk makmum.

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblata adaan ma’muman lillahi ta’la (Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat secara langsung sebagai makmum karena Allah SWT).

Salat Tarawih secara umum dilakukan dua rakaat-dua rakaat dengan satu salam. Sama dengan salat sunnah lainnya.

Yang membedakan adalah niatnya. Menurut mazhab Syafii, niat tersebut harus diucapkan sebelum melakukan takbiratul ihram.

Salat Tarawih dilakukan sesudah Salat Isya sampai waktu fajar. Salat sunah ini disebut juga “qiyaamu Ramadan.”

Bilangan rakaatnya yang pernah dilakukan oleh Rasulullah saw ada delapan rakaat. Umar bin Khattab mengerjakannya sampai 20 rakaat. Amalan Umar bin Khattab ini dipakai oleh ljma’ (kesepakatan ulama).

Ada dua cara untuk melaksanakan Salat Tarawih, yaitu dua rakaat disertai salam, dan empat rakaat disertai salam.
Setelah selesai Salat Tarawih hendaknya diteruskan dengan Salat Witir, sekurang-kurangnya satu rakaat.
Tetapi umumnya dikerjakan tiga rakaat dengan dua salam dan boleh pula dikerjakan tiga rakaat satu salam.

Dikutip dari republika.co.id, Ustadz Abdurrahman El-Fati dalam Panduan Shalat Praktis dan Lengkap mengatakan surah yang dibaca sesudah Al-Fatihah pada tiap-tiap rakaat boleh mana saja yang kita kehendaki.

Umpamanya mulai dari surah At-Takatsur (Al Haakumut takaatsur…) sampai surah Al-Lahab (Tabbat yadaa abii lahabiw…). Sedang pada rakaat kedua setelah membaca al-Fatihah boleh dibaca sembarang surah, tetapi diutamakan surah Al-Ikhlash (Qul Huwallaahu ahad…).

Dalam sholat tarawih, surah-surah yang sering dibaca adalah surah-surah pendek yang sudah biasa dibaca oleh masyarakat.

Akan tetapi, sebaiknya setelah membaca Al-Fatihah pada malam pertama sampai dengan malam pertengahan Ramadan urutan surah yang dibaca pada setiap rakaat pertama adalah At-Takaatsur, Al-Ashr, Al Humazah, Al-Fiil, Quraisy, Al-Maa’uun, Al-Kautsar, Al-Kafirun, An-Nashr, dan Al-Lahab. Pada rakaat kedua dibaca surah Al-Ikhlas.

Pada pertengahan Ramadan sampai akhirnya, pada setiap rakaat pertama sebaiknya membaca surah Al-Qadr, dan pada rakaat kedua secara berurutan dibaca; At Takaatsur, Al-‘Ashr, Al-Humazah, Al-Fiil, Quraisy, Al-Maa’uun, Al-Kautsar, Al-Kafirun, An-Nashr dan al-Lahab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *