Momen Unik, Pemain Ankara Keciorengucu Buka Puasa di Tengah Laga Liga Turki

Momen Unik, Pemain Ankara Keciorengucu Buka Puasa di Tengah Laga Liga Turki

April 15, 2021 0 By Zainal

apahabar.com, GIRESUN – Bulan Ramadan sejumlah kompetisi sepakbola tidak ada libur, termasuk di Turki.

Nah, ada yang menarik saat laga antara Giresunspor vs Ankara Keciorengucu, Selasa (13/4/2021) malam WIB.

Laga keduanya digelar di pekan ke-288 TFF First League 2020-2021 atau Devidi II Liga Turki.

Dilansir dari bola.okezone.com hal menarik itu terjadi ketika pertandingan baru berjalan 10 menit.

Saat itu para pemain Ankara Keciorengucu terlihat berbuka puasa di tengah pertandingan.

Padahal wasit pada saat itu sebenarnya tidak berniat untuk menghentikan pertandingan ketika adzan Maghrib berkumandang.

Namun tanpa disengaja kejadian itu terjadi.

Salah satu dari pemain yang berlaga pada saat itu mengalami cidera.

Akibatnya, mau tak mau wasit terpaksa menghentikan pertandingan.

Nah saat wasit sedang mengurus pemain yang cedera itulah sejumlah pemain Ankara Keciorengucu berjalan ke pinggir lapangan.

Momen itu diceritakan oleh akun instagram @islamfy, pemain-pemain Ankara Keciorengucu langsung berbuka puasa ketika insiden pemain cidera terjadi.

Terlihat mereka berbuka dengan memakan kurma dan juga minum.

“Pemain-pemain Turki dari klub sepakbola Ankara Keciorengucu, berbuka puasa saat bertanding. Saat insiden terjadi, bertepatan dengan Adzan Maghrib,” tulis akun tersebut.

Sekadar informasi, adzan maghrib di kota Giresun, tempat pertandingan laga antara Giresunspor vs Ankara Keciorengucu berlangsung terjadi pada pukul 18.52 waktu setempat.

Momen itu tidak berbeda jauh dari waktu kick off laga Giresunspor melawan Ankara Keciorengucu.

Hal ini sebenarnya bukan pertama kalinya para pesepakbola muslim memilih berbuka puasa ketika pertandingan tengah berlangsung, apresiasi yang layak diberikan kepada mereka.

Namun sejumlah pesepakbola beragam Islam ada juga yang memilih untuk tidak berpuasa ketika berlaga, hal itu diambil supaya mereka dalam kondisi fisik terbaik saat mentas di lapangan hijau.

Penulis: Tri Aji