Jelang Ramadan, Tiga Ulama Kesultanan Banjar Dihauli

Para ulama dan habaib hadir dalam peringatan haul akbar tiga ulama Kesultanan Banjar. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengurus yayasan zuriat makam keramat Al-Habib Abdurrahman Alkaf, zuriyat ahlulbyt, dan zuriat aulia Allah mahabbatul Wujud Annubuwwah Rasulullah menggelar haul akbar tiga ulama Kesultanan Banjar.

Adapun tiga ulama besar itu, antaranya Asyekh Alhabib Abdurrahman Alkaf, Asyekh Alhabib Abdullah Alkaf dan Alhabib Muhammad Ali Azmatkhan (Datu Ronggo).
Selain kepada tiga ulama besar itu, jemaah haul turut mengirimkan doa untuk para wali Allah di zaman kesultanan Banjar.

“Haul akbar ini dilaksanakan untuk mengenang seluruh habib, masyaikh (syekh mursyid murabbi tarekat), dan zuriyat keturunan Kesultanan Banjar,” kata salah satu zuriyat, Habib Muhammad Hamdani Alkaf, Minggu (11/4).

Haul digelar di lokasi makam ketiga ulama, Jalan Antasan Kecil Timur RT 1 atau berbatasan dengan Jalan Panglima Batur RT 6, Banjarmasin Utara.

Pantauan media ini, ratusan orang dari sejumlah penjuru di Indonesia hadir. Pun dengan para habib dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

Habib Muhammad Hamdani Alkaf bilang, sebagai generasi penerus, tentunya memiliki tanggung jawab menghormati ulama dan pejuang di Banua.

Tiga sosok habib yang dihaul sendiri merupakan pengajar ilmu agama dan mufti di zaman Kesultanan Banjar abad 18 dan 19.

“Zaman sultan Tahmidillah II,” kata Hamdani Alkaf.

Namun, ketiganya lebih dikenal sebagai pengajar tarekat Naqsabandiyah, tarekat Qadiriyah, tarekat Junaidiyah, tarekat Khalidiyah.

Selain haul, acara itu juga dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi.

Hamdani Alkaf berharap kepada masyarakat, bisa mengetahui adanya makam keramat dan mengambil suri tauladan dari ketiga sosok besar itu.

“Kami berharap masyarakat mengetahui adanya makam keramat dan menziarahinya,” kata Ketua Persatuan Advokat Asyrof Azmatkhan Ahlulbyt Internasional dan Ketua Badan Otonom Hukum dan Ham Asyrof Salatin Azzaro trah Kesultanan Nusantara itu.

Dia juga berharap, agar seluruh masyarakat terutama mempertahankan ajaran Ahlusunah waljamaah.

“Kita harus waspada terhadap ajaran yang tidak sesuai dengan ajaran ulama. Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh pemuda dan para zuriat Alhabib serta zuriat kesultanan Banjar, yang sudah memberikan dukungan terhadap acara haul akbar ini, sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Penulis: Riyad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *