Innalillah! Satu Lagi Tuan Guru di Banjarmasin Tutup Usia, Murid Syekh Yasin Padang

Murid Syekh Yasin Padang, Tuan Guru H . Syahran. Foto-Shodiqur Rifqi Nur

apahabar.com, BANJARMASIN – Inna lillahi wa inna ilahi rajiun. Salah seorang murid Syekh Yasin Padang di Banjarmasin, Tuan Guru H. Syahran bin Abdul Hamid meninggal dunia dalam usia kurang lebih 69 tahun pada Selasa tengah malam.

Kabar duka tersebut disampaikan sang murid, Guru Rahmad Andi, dalam postingannya di akun facebook miliknya, AbaHafi Be-Rahmat, Rabu (14/4).

Dalam postingannya itu, Guru Rahmad Andi mengungkapkan siapa sosok Tuan Guru Syahran. Almarhum, kata Guru Rahmad Andi, sempat menyantri di Pondok Pesantren Darussalam hingga tahun 1974. Kemudian melanjutkan menuntut ilmu di Madrasah Darul Ulum, Makkah yang diasuh Syekh Yasin Al Fadani.

Murid Syekh Yasin

Selain menimba ilmu, Tuan Guru Syahran juga berkhadam (membantu) di majelisnya Syekh Yasin Al Fadani.

Selain mengaji pada Syekh Yasin Al Fadani, Tuan Guru Syahran, juga mengaji di halaqah-halaqah yang ada di Masjidil Haram serta di kediaman para masyaikh di sana.

“Pulang ke kampung halaman pada tahun 90 dikarenakan peraturan ketat Pemerintah Arab Saudi,” jelas Abah Hafi –akrab penghulu di Banjarmasin ini disapa.

Di Banjarmasin, Tuan Guru Syahran, sempat menjabat sebagai penghulu di kelurahan Pemurus Luar dan menggelar majelis taklim di rumah.

“Kami belajar di rumah beliau setiap malam kamis Habis Isya. Kitabnya Shahih Bukhari sudah tiga jilid dan kitab Himayah (Hadist Musalsal),” jelas Abah Hafi.

Abah Hafi mengenang masa-masa menimba ilmu dengan Tuan Guru Syahran.

“Setiap selesai belajar, kami selalu dijamu makan. Ulun (saya) bersaksi sidin (beliau) min ahlil khair (orang baik),” kata Abah Hafi mengenang kebaikan Tuan Guru Syahran.

Tuan Guru Syahran meninggalkan seorang istri dan 8 orang anak.

“Semoga Allah ampuni dosa-dosa beliau dan ditempatkan di surga-Nya bersama Rasulullah dan para Masyaikh, Aamin,” tutup Abah Hafi.

Sekadar informasi, rumah duka berada di Jalan Ahmad Yani Kilometer 6, Komplek Melati Indah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

 

Jenazah akan disalatkan pada waktu dzuhur di Masjid Al Mu’minin dan akan dimakamkan di Alkah Muhibbin 1 Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *