Bersih-bersih Diri Sambut Ramadan, Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Puasa

Ilustrasi mandi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Jangan lupa, bersih-bersih diri dengan niat dan tata cara mandi sebelum puasa Ramadan 1442 H.

Bagaimana sih niat dan tata cara mandi sebelum puasa Ramadan?

Niat dan tata cara mandi sebelum puasa Ramadan tak jauh beda dengan mandi wajib biasa.

Tujuan tentu untuk membersihkan dan menyucikan diri.

Niat mandi sebelum puasa sebagai berikut:

Nawaitu guslal lidhukulissyiami romdhoona hadihisanati sunatallillahi ta’alla.

Artinya: Aku berniat mandi sunat bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.

Adapun untuk tata cara mandi wajib sebelum puasa Ramadan adalah sama seperti mandi wajib biasanya.

Pertama, membaca niat, kemudian membasuh seluruh tubuh dengan air yang cukup. Air suci menyucikan.

Selain itu, adapun waktu untuk melaksanakan sebaiknya dilaksanakan sore hari saat keesokkannya akan mengawali puasa.

Namun, bisa juga dilakukan di akhir bulan sya’ban akan menjelang bulan Ramadan.

Pilihan terakhirnya, bisa juga dilaksanakan saat malam hari ketika hari besokknya berpuasa.

Setelah membersihkan diri dengan keramas puasa Ramadan, maka bisa dilanjutkan segala rangkaian ibadah di bulan Ramadan.

Sementara keutamaanya mandi sebelum puasa Ramadan sudah menjadi tradisi yang biasa dilakukan oleh orang Indonesia.

Berbagai istilah untuk mandi sebelum puasa Ramadan ini berbeda di setiap wilayahnya, namun pada intinya memiliki tujuan yang sama saja.

Tradisi membersihkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan dilakukan sebagai bentuk untuk memastikan kebersihan diri sebelum melaksanakan puasa.

Ada banyak keutamaan yang bisa dirasakan saat melaksanakan mandi sebelum puasa Ramadan.

Selain menyegarkan tubuh, mandi sebelum puasa Ramadan juga termasuk ke dalam sunah sebelum puasa yang tentu bila dilaksanakan akan mendapat pahala.

Selain itu, menjaga kebersihan tubuh juga sangat dianjurkan dalam Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *