5 Alasan Mengapa Puasa Ramadan Membawa Kebahagiaan

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama berpuasa, ada banyak alasan yang membuat Anda berbahagia selama puasa.

Namun yang pasti, setidaknya seperti kata Nabi Muhammad SAW, terdapat dua kebahagian bagi orang yang puasa.

“Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya,” (HR Bukhari).

Namun, sejatinya ada banyak yang alasannya lainnya. Seperti dikutip dari About Islam, ada lima alasan mengapa puasa Ramadan membawa kebahagian:

1. Bahagia Karena Telah Menyelesaikan Puasa

Perasaan bahagia secara alami muncul saat seseorang menyelesaikan suatu tugas.

Sama halnya ketika berbuka puasa, seseorang berbahagia karena Allah telah mengizinkan menyelesaikan ibadah puasa pada hari itu.

Allah berfirman dalam surat an-Nahl ayat 53:

وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ ٱللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ ٱلضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْـَٔرُونَ

Wa mā bikum min ni’matin fa minallāhi ṡumma iżā massakumuḍ-ḍurru fa ilaihi taj’arụn.

“Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan.”

2. Bahagia Mendapat Imbalan

Puasa adalah ibadah yang datang dengan pahala yang tidak terbatas.

Itu saja sudah menjadi penyebab kebahagiaan bagi seseorang yang berpuasa.

Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah saw bersabda;

“Allah ‘Azzawajalla berfirman dalam hadits qudsi: Semua amal perbuatan anak Adam-yakni manusia- itu adalah untuknya, melainkan berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan dengannya,” (HR Bukhari).

3. Bahagia Karena Sehat

Secara alami, kesehatan seseorang berkontribusi pada kebahagiaan mereka. Puasa dapat meningkatkan kekuatan hati dan jiwa.

Selain itu, ada banyak manfaat kesehatan bagi tubuh yang dirasakan seperti yang dibuktikan dalam banyak penelitian.

Adanya peningkatan gabungan kesehatan yang baik untuk tubuh, hati, dan jiwa menambah kebahagiaan orang tersebut.

4. Bahagia karena Keinginan Diberikan

Saat berbuka puasa, ada saat di mana doa terkabul. Ini adalah kesempatan untuk meminta apa pun yang menyenangkan seseorang di dunia dan di akhirat.

Ibn Umar berkata, “Dulu dikatakan setiap Mukmin selalu ada doa yang terkabul pada saat berbuka puasa. Itu akan terpenuhi untuknya di dunia ini atau disimpan untuknya di akhirat,” (Cabang Iman, al-Bayhaqi- Hasan).

5. Bahagia karena Kebebasan

Saat matahari terbenam dan malam dimulai, seseorang senang mendapat kesempatan untuk dibebaskan dari api neraka. Ini bisa menjadi malam saat seseorang dibebaskan.

Setiap malam bulan Ramadhan kebebasan diberikan. Rasulullah bersabda, “Allah membebaskan manusia dari api, dan itu terjadi di setiap malam,” (Sahih al-Jami’).

Newswire

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *