11 Peristiwa di Hari Kesembilan Ramadan, Salah Satunya Runtuhnya Jembatan di Atas Sungai Tigris

Ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – 11 peristiwa bersejarah terjadi saat hari kesembilan Ramadan, di antarnya runtuhnya jembatan di atas sungai Tigris.

Dikutip apahabar.com dari karya Dr. Abdurrahman Al Baghdady yang berjudul “Peristiwa-Peristiwa Penting di Bulan Ramadhan” terdapat 11 peristiwa bersejarah di hari kesembilan Ramadan.

1. Musa bin Nushair Melanjutkan Penyerbuan ke Andalaus

Terjadi saat tanggal 9 Ramadan 93 H, bertepatan dengan 18 Juni 712 M, Panglima Muslim, Musa bin Nushair memulai ekspansi untuk melanjutkan penyerbuan ke Andalus, hingga Sevilla dan Toledo berhasil ditaklukkan.

2. Tragedi Bilath Syuhada

Tragedi Bilath Syuhada di Tor-Poitiers, antara Charl Martal, panglima pasukan Eropa dan Abdurrahman Al-Ghafiiqi, panglima pasukan Islam pada tanggal 9 Ramadan 114 H, bertepatan dengan Oktober 732 M.
Dalam pertempuran ini kaum muslimin kalah dan Al-Ghafiqi terbunuh. Di kalangan bangsa Eropa, tragedi ini dikenal dengan nama Tragedi Tor atau Tragedi Poitiers.

3. Penaklukan Sisilia

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 9 Ramadan 212 H, bertepatan dengan bulan Desember 827 M, kaum Muslimin berlabuh di pantai Pulau Sisilia (pulau di Italia di Laut Tengah) dan berhasil menguasainya guna menyebarkan Islam di wilayah tersebut.

Kemudian Sisilia secara keseluruhan ditaklukkan di bawah komando Ziyad bin Aghlab.

4. Mengatasi Pembangkangan Babik Al-Kharrami

Terjadi pada tanggal 9 Ramadan tahun 222 H, bertepatan dengan tahun 837 M.

Khalifah Mu’tashim Billah memegang kekuasaan pada tahun 218 H, ia dikenal tegas dan berani dalam menghadapi musuh-musuhnya yang memberontak kepadanya atau membangkang terhadap undang-undang.

Hingga suatu ketika dari banyak panglima perang ada seorang yang membangkang dan memanfaatkan kelengahan sang Khalifah darinya dan jauhnya tempat tinggal, yakni dengan melakukan pemberontakan bersenjata yang hampir-hampir mengancam kesalamatannya. Panglima tersebut bernama Babik Al-Kharrami.

5. Muktafi Billah Keluar untuk Membasmi Qaromithah

Peristiwa ini terjadi di hari kesembilan Ramadan, Khalifah Muktafi Billah bergerak untuk membasmi fitnah yang kobarkan Al Qaromithah, yang merebak di pedalaman Syam.

Dalam kitab Bughyah Ath-Thalab Fi Tarikh Halb (2/929) berkata, “Qaromithah dinisabkan kepada Qirmith, nama aslinya Hamdan bin Asy’ats, yang sebelumnya bertempat tinggal di Kufah.”

Lanjut dari kitab tersebut, “Dia diberi nama Qirmith karena posturnya yang pendek, kedua kakinya pendek dan langkah kakinya pun pendek.”

“Dia menampilkan diri sebagai seorang yang zuhud dan wara, ia mempopulerkan penampilannya itu di tengah masyarakat sebagai bentuk tipuan dan keburukan.”

“Ia juga mengaku diri sebagai Al-Mahdi, dan mengklaim bahwa nasabnya tersambung ke ahli bait. Qirmith mengalahkan banyak pasukan yang dikerahkan kepadanya.”

6. Meninggalnya Al-Faqih Muhammad bin Daud

Terjadi di hari kesembilan Ramadan tahun 297 H, Al-Faqih Muhammad bin Daud Ali Azh-Zhahiri meninggal dunia.

Dia yang menggantikan ayahnya, Imam Daud bin Ali, pendiri madzhab Zhahiriyyah dalam memegang halaqah sang ayah.

Muhammad bin Daud seorang faqih (ahli fikih) yang sangat kompeten, dia memiliki pandangan yang sempurna terhadap hadits dan perkataan para sahabar, selain kecerdasan luar biasa, kefasihan lisan dan kemampuannya dalam berdebat dan berdiskusi.

7. Meninggalnya Al-Qadhi Yusud bin Ya’qub

Sebagaimana berdasarkan sejarah dari Baghdad oleh Al-Khathib al-Baghdadi peristiwa ini terjadi di hari kesembilan bulan Ramadan seorang qadhi (hakim) termasyur, Yusuf bin Ya’qub, meninggal dunia.

Ia adalah qadhi (hakim) kota Bashrah, Wasith dalam bagian timur Baghdad.

8. Runtuhnya Jembatan di Atas Sungai Tigris di Baghdad

Terjadi di hari kesembilan bulan Ramadan, Ibnu Jauzi (Al-Muntazham, 6/130) mengungkapkan terjadinya bencana mengejutkan di kota khilafah di Baghdad, yaitu runtuhnya salah satu jembatan di atas sungai Tigris.

Ibnu Jauzi menuturkan, “Pada hari rabu tanggal 9 Ramadan tahun 303 H, pilar jembatan putus, padahal ada banyak orang di atasnya, karenanya tidak sedikit dari merek yang tenggelam.”

9. Meninggalnya Al-Hafizh Ahmad bin Abdul Malik Al-Mu’adzdzin

Sebagaimana dalam Bughyat ath-Thalab Tarikh Halb karya Syaikh Ibnu al-Adim 2/1002, pada hari kesembilan Ramadan telah meninggal seorang alim lagi shahih yang banyak berkelana untuk menuntut ilmu, hingga berhasil menghimpun banyak ilmu yang lebih memilih sebagai seorang muadzin lebih utama daripada tugas dan jabatan sebagai Imam.

10. Perang Zalaqah

Terjadi pada tanggal 9 Ramadan tahun 472 H, bertepatan dengan 17 Desember 1086 M, Yusuf bin Tasyfin, panglima pasukan Murabithin.

Sampai akhirnya meraih kemenangan atas pasukan Eropa di bawah komando Alfonso VI, pada perang Zalaqh.

11. Mujahidin Hijaz Tiba di Mesir untuk Memerangi Ekspansi Perancis

Pada tanggal 9 Ramadan 1213 H, bertepatan dengan 18 Februari 1899 M, rombongan mujahidin Hijaz tiba di pelabuhan Qashiir Mesir, untuk berperang serta berjihad melawan Perancis bersama saudara-saudara mereka bangsa Mesir.

Penulis: Triaji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *